Elangmasnews.com,Baturaja | OKU – Satu unit mobil dinas milik Sekretariat DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dengan nomor polisi BG 1475 FZ dilaporkan tidak lagi terlihat keberadaannya. Mobil berjenis Toyota Rush tersebut merupakan kendaraan operasional dinas yang digunakan untuk menunjang kegiatan kedinasan Kabag Umum dan Keuangan DPRD OKU.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber media, mobil dinas tersebut diketahui digunakan oleh saudara Peri Iswan, selaku Kabag Umum dan Keuangan DPRD OKU. Namun hingga saat ini, keberadaan mobil tersebut belum diketahui secara pasti dan menimbulkan berbagai dugaan di tengah masyarakat.
Pihak media telah berupaya melakukan konfirmasi langsung kepada yang bersangkutan. Namun, upaya menghubungi saudara Peri Iswan belum mendapatkan respons. Bahkan menurut keterangan yang diterima, staf yang bersangkutan menyampaikan pernyataan yang terkesan mengabaikan persoalan tersebut dengan mengatakan, “biar saja, tidak mengapa”, sebagaimana disampaikan kepada salah satu rekan media.
Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten OKU saat dikonfirmasi membenarkan bahwa mobil dinas tersebut memang digunakan oleh saudara Peri Iswan. Namun Sekwan juga mengakui bahwa hingga saat ini mobil tersebut sudah tidak terlihat lagi keberadaannya di lingkungan Sekretariat DPRD OKU.
“Benar, mobil itu digunakan oleh Kabag Umum dan Keuangan. Namun saat ini memang belum terlihat keberadaannya,” ungkap Sekwan kepada pihak media saat dimintai keterangan.
Ilustrasi
Sejumlah informasi lain yang berkembang menyebutkan adanya dugaan mobil dinas tersebut digadaikan, namun hal ini masih sebatas dugaan dan belum dapat dipastikan kebenarannya, karena belum ada klarifikasi resmi dari pihak yang bersangkutan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi yang menjelaskan secara jelas keberadaan mobil dinas BG 1475 FZ, serta langkah apa yang akan diambil oleh pihak Sekretariat DPRD OKU terkait hilangnya aset negara tersebut.
Pihak media akan terus melakukan upaya konfirmasi lanjutan kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh kejelasan serta memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset milik negara.
Pewarta: (M.TOHIR).
Sumber Berita: “MRW
(EMN.TIM), “DTV”.











