Mesin Judi “Las Vegas” Helvetia Tantang Negara, Kapolda Sumut Dinilai Lumpuh Total Negara seolah kalah telak.

Mesin Judi “Las Vegas” Helvetia Tantang Negara, Kapolda Sumut Dinilai Lumpuh Total Negara seolah kalah telak.
Spread the love

Elangmasnews.com, Sumatera Utara – Mesin perjudian yang dikenal dengan julukan “Las Vegas” di kawasan Pasar Empat Helvetia masih beroperasi bebas, terang-terangan, dan tanpa rasa takut, seakan hukum hanyalah formalitas kosong di wilayah Sumatera Utara.

Di saat masyarakat kecil diproses cepat untuk pelanggaran sepele, mesin judi ilegal justru hidup subur, menyala setiap hari, tanpa sentuhan hukum. Fakta di lapangan menunjukkan satu kesimpulan pahit: penegakan hukum mandek, tumpul, bahkan terkesan disengaja untuk dibungkam.

Berdasarkan pantauan langsung awak media, mesin-mesin judi tersebut tetap aktif beroperasi, tanpa segel, tanpa garis polisi, tanpa tindakan tegas. Situasi ini memunculkan dugaan kuat adanya pembiaran sistematis yang mencoreng wajah institusi Polri di Sumatera Utara.

Lebih memalukan lagi, awak media telah berulang kali melakukan konfirmasi, bahkan mengirimkan bukti video secara langsung melalui WhatsApp kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto. Namun hingga kini, tak ada jawaban, tak ada klarifikasi, tak ada penindakan. Sunyi. Bungkam. Seolah laporan publik tak pernah ada.

Kondisi ini membuat publik bertanya keras:
Apakah Kapolda Sumut tidak tahu, tidak mau tahu, atau sengaja menutup mata?

Jika bukti sudah dikirim, lokasi sudah jelas, namun mesin judi tetap beroperasi, maka wajar bila muncul dugaan ketidakberdayaan atau pembiaran yang disengaja.

Praktik ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi tamparan keras terhadap marwah Polri. Judi ilegal adalah kejahatan nyata, merusak ekonomi rakyat, memicu kriminalitas, dan menghancurkan generasi. Namun di Helvetia, mesin judi justru beroperasi seolah dilindungi kekuasaan tak kasat mata.

Atas dasar kegagalan penegakan hukum ini, awak media mendesak dengan nada keras dan terbuka Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera turun tangan.

Baca Juga  Dewan Pakar DPP LSM ELANG MAS Prof Dr KH Sutan Nasomal, SH. MH Meminta Presiden Mengangkat Pegawai Honorer Yang Bekerja Belasan Tahun Menjadi CPNS Dan PPPK. 

Kapolri diminta tidak lagi menoleransi aparat yang tidak profesional, yang diduga kuat mengabaikan laporan media dan membiarkan praktik perjudian tumbuh subur.

Jika Kapolda Sumut tidak mampu atau tidak berani bertindak, maka evaluasi total adalah keharusan, bukan pilihan. Negara tidak boleh kalah oleh mesin judi.

Hukum tidak boleh tunduk pada uang haram.
Diamnya aparat adalah kemenangan bagi mafia judi.
Dan hari ini, di Helvetia, hukum sedang dipermalukan.

(RD/TEM)


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *