Elangmasnews.com, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan, melalui Perumda Pasar kembali melakukan penertiban terhadap aktivitas pedagang di Pasar Atas (Pucuk) Kota Baturaja, Kecamatan Baturaja Timur, pada Kamis malam, 22 Januari 2026.
Penertiban tersebut dilakukan dalam bentuk penerapan jam malam pasar sebagai upaya menciptakan ketertiban, kerapian, serta kenyamanan lingkungan pasar yang selama ini menjadi pusat aktivitas perekonomian masyarakat.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Perumda Pasar Kabupaten OKU, Radius Susanto, didampingi jajaran, serta melibatkan Dinas Perhubungan Kabupaten OKU yang dipimpin oleh Kepala Dinas, Agus Salim, S.Sos., M.M.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 30 personel Perumda Pasar dan 25 personel Dinas Perhubungan diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengawasan dan penataan pedagang secara persuasif dan terkoordinasi.
Selain itu, penertiban juga didukung oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang menjalankan pengamanan dengan sistem giliran atau shift mulai pukul 21.00 WIB hingga 07.00 WIB.
Sementara itu, personel Perumda Pasar melaksanakan tugas pengawasan secara non-stop sejak pukul 21.00 WIB dengan mekanisme pergiliran personel, guna memastikan proses penataan berjalan optimal dan berkelanjutan.

Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, para pedagang mulai menunjukkan kepatuhan terhadap aturan yang diterapkan, termasuk dalam hal pembongkaran lapak dan penempatan barang dagangan yang kini tidak lagi mengalami kesulitan berarti.
Kondisi pasar secara umum terlihat lebih rapi dan tertata, meskipun masih terdapat beberapa pedagang yang belum sepenuhnya menempati lokasi sesuai ketentuan karena proses penataan masih berada pada tahap awal.
Pihak Perumda Pasar memastikan bahwa petugas pasar akan terus bersiaga untuk membantu menata ulang dan mengarahkan para pedagang agar menempati lokasi yang telah ditentukan demi terciptanya pasar yang tertib dan nyaman.

Direktur Perumda Pasar OKU, Radius Susanto, berharap seluruh pihak dapat mematuhi dan menjalankan instruksi yang tertuang dalam surat ketetapan Bupati OKU terkait penataan pasar, serta mengapresiasi dukungan dari Dinas Perhubungan dan Satpol PP atas sinergi yang terjalin.
Terkait isu perlengkapan Pasar Atas yang sempat terdampak angin kencang, Kepala Unit Pasar Atas, Makes, menjelaskan bahwa seluruh barang masih tersimpan aman di gudang keamanan pasar, meskipun sebelumnya sempat ditemukan beberapa lembar seng yang hilang pascakejadian.
Pihak pengelola pasar menegaskan telah menjalankan tugas sesuai dengan tupoksi di lapangan dan membuka ruang bagi siapa pun yang ingin melihat langsung kondisi barang tersebut, sementara insan pers akan terus memantau perkembangan penertiban pasar dengan tetap mengedepankan asas kemanusiaan yang adil dan beradab.
Pewarta:(M.TOHIR).
“EMN.TIM”.











