LSM HARIMAU OKU Apresiasi Langkah KPK Tahan Empat Tersangka Korupsi Pokir DPRD OKU

LSM HARIMAU OKU Apresiasi Langkah KPK Tahan Empat Tersangka Korupsi Pokir DPRD OKU
Spread the love

BATURAJA,ElangMasNews.Com,Dewan Pimpinan Wilayah ( DPW ) LSM Harapan Rakyat Indonesia Maju (HARIMAU), Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), memberikan apresiasi terhadap langkah tegas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang resmi menahan empat tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi terkait proyek pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) OKU. Penahanan tersebut diumumkan melalui konferensi pers di Gedung Merah Putih, Rabu malam, 20 November 2025.

Empat tersangka yang kini ditahan yaitu Parwanto (Wakil Ketua DPRD OKU), Robi Vitergo (Anggota DPRD OKU), serta dua pihak swasta, Ahmad Thoha alias Anang dan Mendra S.B. Mereka diduga terlibat dalam alur suap dan pengaturan proyek yang sebelumnya terungkap melalui operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 15 Maret 2025. Kasus ini menjadi lanjutan dari penyidikan yang telah menyita perhatian publik sejak awal tahun.

Ketua LSM HARIMAU OKU, KADARUDIN, menegaskan bahwa penahanan tersebut merupakan sinyal kuat bahwa KPK berkomitmen mengusut tuntas praktik korupsi di daerah. Ia menyebut tindakan itu membuktikan bahwa lembaga antirasuah tidak berhenti pada OTT semata, tetapi terus menindaklanjuti temuan hingga mengungkap aktor-aktor yang terlibat dalam jual beli proyek pemerintah.

Menurut KADARUDIN, keterlibatan dua anggota DPRD OKU, menunjukkan bahwa pokok-pokok pikiran (pokir) sering kali disalahgunakan sebagai ruang transaksi proyek dan fee. “Pokir adalah amanah rakyat. Bukan tempat bagi elite politik untuk menegosiasikan keuntungan pribadi,” tegasnya, Kamis 21 November 2025.

LSM HARIMAU OKU, juga meminta KPK untuk menelusuri seluruh aliran dana dan jaringan kekuasaan yang terkait dalam kasus ini. Ia menilai bahwa penyidikan yang komprehensif akan membuka semua pihak yang berperan, termasuk mereka yang selama ini beroperasi di balik layar. “Kami meminta KPK membuka semua jejaringnya. Jangan ada yang lolos,” ujarnya.

Baca Juga  Penasehat Spiritual DPP LSM ELANG MAS, Jacob Ereste : Lintas Perjalanan Manusia Dari Dunia Berakhir Di Akherat

KADARUDIN
menambahkan bahwa masyarakat OKU sudah sering melaporkan dugaan penyimpangan pokir, namun jarang berlanjut ke proses hukum yang terang. Karena itu, penahanan empat tersangka ini dinilai sebagai momentum penting untuk membenahi sistem pengawasan dan pengelolaan anggaran daerah agar lebih transparan dan bersih.

Perhatian publik terhadap kasus ini semakin besar karena melibatkan dua legislator aktif. Warga menilai bahwa tindakan tegas KPK diperlukan untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap pembangunan daerah, khususnya proyek infrastruktur yang selama ini dianggap kurang transparan dan rentan menjadi objek permainan oknum tertentu.

KPK dalam keterangannya menyampaikan bahwa penyidikan masih terus berjalan. Lembaga tersebut dijadwalkan memanggil saksi tambahan dan memperdalam analisis aliran dana guna melengkapi berkas perkara. Jika seluruh unsur telah terpenuhi, kasus ini akan segera masuk ke tahap penuntutan.

LSM HARIMAU OKU berharap KPK tidak berhenti pada empat tersangka yang sudah ditahan. “Kami yakin masih ada aktor-aktor lain yang harus diungkap demi membersihkan sistem pemerintahan di OKU,” tutup Kandarudin.

PEWARTA: ( M.TOHIR).
*EMN.Tim*


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *