Elangmasnews.com, TANGERANG SELATAN – Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Tangerang Selatan, Roby Cahyadi, bereaksi keras terhadap narasi negatif yang menyerang kredibilitas institusinya terkait proyek Turap Kali Cibenda.

Roby menegaskan bahwa tuduhan mengenai “administrasi cacat” dan “lingkaran setan korupsi” adalah opini liar yang tidak didukung oleh fakta-fakta dokumen yang otentik.
“Jangan membangun narasi tanpa data. Semua proses tender melalui E-Katalog LKPP sudah terverifikasi sejak Maret 2025 sesuai mandat Perpres Nomor 12 Tahun 2021,” tegas Roby di ruang kerjanya.
Ia menjelaskan bahwa CV. Galih Cantigi sebagai pemenang kontrak memiliki SBU yang sah dan berlaku hingga 2027 saat proses penandatanganan kontrak pada 14 April 2025.
Mengenai mundurnya Penanggung Jawab Teknis (PJTBU) di tengah jalan, Roby menyebut hal itu bukan pelanggaran hukum, melainkan dinamika yang sudah diatur mekanismenya secara resmi.
Sesuai PP Nomor 5 Tahun 2021, pergantian personel teknis diperbolehkan selama kualitas penggantinya setara atau lebih tinggi demi menjamin keberlanjutan kualitas pekerjaan.
“Pihak penyedia bersikap kooperatif dengan bersurat resmi kepada Dinas pada 25 Juli 2025 untuk melaporkan proses pembaruan SBU mereka,” tambahnya secara lugas.
Roby membantah keras adanya pembiaran administratif, karena proses validasi dokumen dan verifikasi pembayaran terpantau secara ketat dalam sistem pelaporan Dinas.
Data per 2 September 2025 menunjukkan bahwa seluruh dokumen pembaruan SBU CV. Galih Cantigi telah tervalidasi dan dinyatakan lengkap tanpa ada satupun yang terlewati.
Puncaknya, pada 3 September 2025, status pembaruan SBU telah resmi disetujui, yang secara otomatis menggugurkan anggapan bahwa perusahaan tersebut tidak memiliki legalitas.
“Faktanya, administrasi kami rapi dan tuntas. Jika ada yang menyebut ini cacat, jelas mereka tidak paham kronologi atau sengaja menutup mata,” sindir Roby dengan tajam.
Terakhir, ia memastikan proyek Turap Kali Cibenda tetap berjalan sesuai spesifikasi teknis dan mengimbau agar media menyajikan informasi yang berimbang sesuai data faktual.
Tim







