Karawang, elangmasnews.com,- 11 April 2026 — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Golkar, Sri Rahayu Agustina, menggelar kegiatan “Dewan Nganjang ka Warga Berbasis Budaya” di GOR Adiarsa, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini menjadi upaya konkret menghadirkan layanan publik langsung sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat lokal.
Sejak pagi, ratusan warga memadati lokasi kegiatan. Acara diawali dengan senam bersama, yang kemudian dilanjutkan dengan berbagai layanan terpadu. Pemeriksaan kesehatan gratis yang bekerja sama dengan RSUD setempat menjadi salah satu layanan yang paling diminati, mengingat tingginya kebutuhan masyarakat terhadap akses kesehatan yang mudah dan terjangkau.
Di sektor pelayanan administrasi, warga juga memanfaatkan fasilitas perpanjangan SIM dan STNK yang disediakan di lokasi. Kehadiran layanan ini dinilai efektif dalam memangkas jarak dan waktu yang biasanya harus ditempuh masyarakat untuk mengurus dokumen kendaraan.
Sementara itu, bazar UMKM yang melibatkan pelaku usaha lokal turut menjadi perhatian. Berbagai produk unggulan ditampilkan sebagai bagian dari upaya mendorong perputaran ekonomi warga. Program tebus murah bahan pangan, khususnya sayuran, juga diserbu masyarakat karena memberikan alternatif belanja dengan harga yang lebih ringan di tengah tekanan biaya kebutuhan pokok.
Sri Rahayu Agustina menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan dirancang untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat. Ia menyebut pendekatan berbasis budaya menjadi strategi untuk membangun kedekatan yang lebih kuat antara wakil rakyat dan konstituen.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan kehadiran dewan benar-benar memberikan dampak langsung. Tidak hanya menyerap aspirasi, tetapi juga menghadirkan solusi konkret di lapangan,” ujar Sri Rahayu.
Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi lintas sektor, melibatkan Dinas Koperasi, Dinas Pertanian, RSUD, serta sejumlah instansi terkait lainnya. Sinergi tersebut memungkinkan integrasi berbagai layanan dalam satu kegiatan yang mudah diakses masyarakat.
Dengan konsep jemput bola berbasis budaya, program Dewan Nganjang ka Warga diharapkan mampu menjadi model pelayanan publik yang lebih responsif, sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat di Jawa Barat.(Red)








