Awak Media Temukan Kejanggalan pada Tiga Titik Proyek Provinsi di Kecamatan Baturaja Barat

Awak Media Temukan Kejanggalan pada Tiga Titik Proyek Provinsi di Kecamatan Baturaja Barat
Spread the love

Elangmasnews.com,BATU RAJA,OKU, 29 November 2025 — Tim awak media melakukan penelusuran terhadap tiga titik proyek berukuran kecil yang berlokasi di Kelurahan Talang Jawa, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), setelah menerima informasi awal bahwa pekerjaan tersebut diduga dikerjakan secara asal-asalan.

Penelusuran ini dilakukan karena adanya keterangan berbeda dari pihak yang bertugas di lapangan dan dari pekerja (tukang). Seluruh hasil wawancara, baik video maupun rekaman, telah disimpan sebagai bahan dokumentasi jika diperlukan.

Menurut keterangan petugas lapangan bernama Joko, yang disebut sebagai PPTK dari pihak Provinsi Sumatera Selatan, proyek tersebut merupakan kegiatan yang berada di bawah Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Provinsi Sumatera Selatan. Ia juga menyebut adanya arahan dari seorang kabid di Perkim Provinsi bernama Ahmad Wahidin, yang melarang pemasangan papan nama (plang) dengan alasan dapat membuat situasi “tambah ribet”.

Dalam penjelasannya, pihak lapangan mengaku telah bekerja sesuai perintah atasan dan memastikan bahwa pekerjaan sudah dilakukan dengan baik. Namun pernyataan tersebut tidak sejalan dengan kondisi yang ditemukan awak media di lokasi.

Saat tim media meninjau langsung tiga titik proyek, kondisi pekerjaan terlihat tidak sesuai dengan klaim petugas. Hal ini menimbulkan kecurigaan sehingga awak media memutuskan meminta keterangan tambahan dari warga yang bekerja sebagai tukang di lokasi.

Salah satu pekerja yang diwawancarai menyebut bahwa upah kerja mereka belum dibayarkan, termasuk upah bongkar-pasang dan biaya material tertentu yang menurutnya belum diganti. Pekerja juga mengaku diberi alasan bahwa pembayaran ditunda karena “volume pekerjaan kurang”.

Di salah satu titik proyek di RT 16 Talang Bandung, pekerja menyebut penggunaan besi pipa bekas (seken) yang kemudian dicat agar tampak baru. Temuan serupa juga ada di wilayah jalan tembus pemakaman menuju Air Gading, MTS Talang Jawa, di mana kualitas pekerjaan dinilai sangat minim dan tidak sesuai standar.

Baca Juga  Drs. H. Asip Suhendar, M.Si. Terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Karawang

Hasil pengamatan awak media menunjukkan bahwa pekerjaan terkesan dikerjakan secara asal sehingga dikhawatirkan tidak akan bertahan lama. Temuan seperti ini bukan yang pertama, karena sejumlah proyek provinsi di wilayah OKU sebelumnya juga sering menimbulkan pertanyaan dari masyarakat.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran tentang mengapa banyak pekerjaan yang dikerjakan oleh pihak dari luar daerah, mulai dari pemborong, pengawas hingga para tukang. Pola ini disebut sering memunculkan masalah kualitas dan transparansi di lapangan.

Awak media juga mempertanyakan mengapa pengawasan lapangan tampak lemah, padahal pengawas seharusnya memahami teknis pekerjaan dan bisa memastikan bahwa material, takaran adukan, hingga tata cara pelaksanaan tidak menyalahi aturan.

Selain itu, masalah upah pekerja yang belum dibayarkan dinilai sangat merugikan para tukang, yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan layak mendapatkan hak mereka tepat waktu.

Seluruh dokumen, rekaman wawancara, dan bukti temuan di lapangan telah diamankan oleh awak media. Berita ini ditulis berdasarkan fakta yang ditemukan, dan kebenarannya dapat dicek langsung di lokasi ketiga titik proyek tersebut.

Awak media berharap pihak terkait, khususnya Dinas Perkim Provinsi Sumatera Selatan, dapat memberikan klarifikasi dan mempertanggungjawabkan hasil pekerjaan yang dinilai tidak memuaskan tersebut, serta memastikan hak para pekerja dipenuhi. Jika ke depan terjadi kerusakan akibat buruknya kualitas pekerjaan, masyarakat berharap ada pihak yang bertanggung jawab atas konsekuensinya.

Pewarta: *(M.TOHIR)*.
[Sumber,AS,Tim].

Emn.tim.


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *