AROGANSI Oknum Seorang Dokter di UPTD Puskesmas Cetarip, Bojong Loa Kaler, Kota Bandung.

AROGANSI Oknum Seorang Dokter di UPTD Puskesmas Cetarip, Bojong Loa Kaler, Kota Bandung.
Spread the love

Elangmasnews.com, Kota Bandung – Pada saat itu Senin 12/01/2026 pasien Eka Widaningsih tiba di UPTD Puskesmas Cetarip dengan alamat Jl. Cetarip Barat No.3 RT 07/ RW 09, Kopo, Kecamatan BojongLoa Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat.

Saat pasien Eka mendaftar sebagai pasien BPJS security menjelaskan, bahwa pasien BPJS yang baru tinggal di Bandung di anggap tamu jadi hanya dapat jatah 1x untuk bisa berobat atau minta rujukan dari Puskesmas ini.

Setelah melihat kartu antrian yang di dapat ternyata pasien di masukan ke pasien umum bukan BPJS akhirnya Pasien komplen kepada security

“Jika saya pendaftaranya masuk ke pasien Umum gimana saya bisa dapat surat rujukan ke Rumah sakit yang di tuju ” Ujar Pasien ,tapi security menjawab ” nanti saja lihat keputusan dokter ” akhirnya pasien ikut arahan security menunggu panggilan Dokter sesuai antrian.

Akhirnya pasien dapat panggilan diruang klaster 3 Dewasa dan menghadap Bu Dokter Cantik, saat pasien tiba ternyata sang dokter cantik memasang muka Juteknya tanpa mempersilahkan pasien duduk, akhir nya pasien Eka duduk sendiri.

Saat pasien duduk dokter tangannya memukul mukul meja kerjanya, menyuruh pasien Pindah kursi yang disampingnya. Setelah itu dokter yang nama nya tidak dikenal oleh pasien Eka bertanya dengan ketus ” ibu No Kartu BPJS nya berapa ”

lalu pasien menjawab ” saya lupa Bu kan bisa di cek melalui KTP saya”. Sambil menyerahkan KTP dengan baik ke Bu Dokter, tidak lama suami pasien tiba dan masuk ke ruangan ”

Bu dokter pun kembali bertanya dengan nada tinggi ” Ibu ini gimana sih katanya mau minta rujukan kenapa di pendaftaran nya pakai umum mana bisa kalau umum pakai rujukan BPJS sambil melempar KTP pasien di meja kerjanya.

Baca Juga  Dewan Pakar DPP LSM ELANG MAS Prof DR KH Sutan Nasomal dan Media Nasional Sampaikan Terima Kasih kepada Dewan Pers atas Gebrakannya

Pasien berusaha menjelaskan kepada dokter bahwa sudah bicara dengan security tapi security bilangnya nunggu keputusan dokter, akan tetapi Bu dokter itu tetap saja marah kepada pasien.

Akhirnya suami pasien keluar ruangan untuk minta menjelasan kepada security, sedangkan pasien masih di ruangan kerja dokter dan pasien pun bicara pada dokter

“Bu dokter harus punya ETIKA saya ini lagi sakit bu, saya sakit batu ginjal sakit nya luar biasa, harus nya nada suara anda halus, sebagai seorang dokter anda kan juga perempuan ” ujar pasien sambil mengucapkan salam dan pergi meninggalkan ruangan dokter.

Setelah keluar dari ruang dokter pasien melihat suami sedang bersitegang dengan petugas puskesmas dan security.

Pasien yang mengetahui Suami nya sedang bersitegang pun ikut komplen dan menyampaikan kepada security

“Dari awal saya sudah bilang ke bapak minta jalur BPJS bukan Umum, tapi bapak tetap kasih saya umum, saya bukan kesal masalah uang pak, pakai BPJS bayar ga apa asal jangan di persulit sampai dokter marah pada saya, ayo pah kita pulang ” Ungkap pasien sambil menangis.

Tak lama berselang pasien jatuh dan pingsan. Suami pasien panik dan marah, ia pun meminta pertanggung jawaban dari pihak Puskesmas.

Salah satu pihak Puskesmas memohon maaf atas masalah ini dan perihal sikap dokter dianggap salah paham, suami dari pasien Bu Eka ini pun angkat bicara

“Ini bukan masalah salah paham tapi ETIKA seorang dokter apalagi ini dokternya perempuan pasien juga perempuan lebih tua usianya dari dokter tersebut bagaimana ADAB nya seorang dokter ” Ucap Suami Pasien.

Setelah beberapa jam Pingsan, Pasien kini terlihat sadarkan diri, dan saat pasien hendak pulang pihak Puskesmas memberikan surat rujukan kepada suami pasien. (Boy Salim)

Baca Juga  Dewan Pakar DPP LSM ELANG MAS Prof Dr Sutan Nasomal SH MH Minta Bupati Perintahkan Kadis Bangunan Sidik Kasus IMB Di Baleendah Bandung

Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *