Karawang – elangmasnews.com,- Ketua DPC Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Kabupaten Karawang, Ferimaulana, menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap Humas Polres Karawang yang dinilai tidak memberikan kejelasan terkait dikeluarkannya dirinya dari grup komunikasi IMM Polres Karawang tanpa pemberitahuan maupun konfirmasi terlebih dahulu.
Menurut Ferimaulana, selama ini hubungan kemitraan antara AKPERSI Karawang dengan Polres Karawang berjalan cukup baik dalam hal koordinasi pemberitaan, peliputan kegiatan, serta komunikasi antar lembaga. Namun, dirinya mengaku terkejut ketika mendapati dirinya telah dikeluarkan dari grup WhatsApp IMM Kapolres Karawang tanpa adanya penjelasan resmi dari pihak Humas.
“Kami sangat menyayangkan tindakan tersebut. Tidak ada pemberitahuan, tidak ada teguran, dan tidak ada klarifikasi. Tiba-tiba saya sudah tidak ada di dalam grup komunikasi IMM Polres Karawang. Padahal selama ini grup tersebut menjadi sarana koordinasi antara insan pers dan pihak kepolisian,” ujar Ferimaulana saat dimintai keterangan, Senin 16 Maret 2026.
Ferimaulana menjelaskan, dirinya sempat mencoba menghubungi pihak Humas Polres Karawang untuk meminta penjelasan terkait alasan dikeluarkannya dari grup tersebut. Namun hingga saat ini, menurutnya, belum ada respon ataupun keterangan resmi yang diberikan.
AKPERSI Karawang menduga, kejadian tersebut dipicu oleh adanya miskomunikasi terkait permintaan bingkisan atau parcel kepada pihak Humas Polres Karawang yang dilakukan oleh beberapa oknum yang mengatasnamakan media atau organisasi. Menurut Ferimaulana, hal tersebut seharusnya dapat diklarifikasi terlebih dahulu, bukan langsung mengambil keputusan sepihak.
“Kami menilai ini hanya miskomunikasi. Jika memang ada anggota atau oknum yang meminta bingkisan, seharusnya dikonfirmasi terlebih dahulu kepada organisasi. Jangan langsung menyimpulkan bahwa itu sikap resmi AKPERSI, apalagi sampai mengeluarkan kami dari grup komunikasi tanpa penjelasan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ferimaulana mengatakan bahwa langkah mengeluarkan AKPERSI dari grup IMM dinilai dapat menimbulkan kesan terputusnya kemitraan antara Polres Karawang dengan AKPERSI Karawang. Padahal, menurutnya, selama ini AKPERSI selalu berusaha menjaga hubungan baik dengan semua pihak, termasuk institusi kepolisian.
“Kami berharap Polres Karawang, khususnya Humas, dapat memberikan klarifikasi secara terbuka agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang lebih luas. Kami tetap ingin menjaga hubungan kemitraan yang baik, karena pers dan kepolisian adalah mitra dalam memberikan informasi kepada masyarakat,” lanjutnya.
AKPERSI Karawang juga meminta agar ke depan setiap permasalahan yang menyangkut organisasi dapat diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat merugikan kedua belah pihak.
Sampai berita ini diturunkan, pihak Humas Polres Karawang belum memberikan keterangan resmi terkait alasan dikeluarkannya Ketua DPC AKPERSI Karawang dari grup komunikasi IMM Polres Karawang.(Red)






