Camat Cilamaya Wetan Turun ke Pelosok Bantu Korban Banjir, Ketulusan Ade Setiawan Tuai Apresiasi Publik

Camat Cilamaya Wetan Turun ke Pelosok Bantu Korban Banjir, Ketulusan Ade Setiawan Tuai Apresiasi Publik
Spread the love

KARAWANG,CILAMAYA WETAN — Di tengah bencana banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang, sosok Camat Cilamaya Wetan Ade Setiawan mencuri perhatian publik. Ia memilih turun langsung ke kampung-kampung terdampak, menyapa warga, memastikan kebutuhan dasar terpenuhi, sekaligus mengoordinasikan penanganan di lapangan.

Selama lebih dari sepekan, Ade Setiawan terlihat konsisten berkeliling wilayah terdampak banjir. Kehadirannya tidak hanya sebagai pejabat administratif, tetapi sebagai pemimpin yang hadir di saat warganya berada dalam kondisi paling sulit.

“Saya turun langsung karena saya sadar, jabatan ini amanah. Semua akan dimintai pertanggungjawaban, bukan hanya kepada negara, tetapi juga di hadapan Allah SWT,” ujar Ade Setiawan dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di lokasi banjir.

Sikap tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Ketua DPC LSM ELANG MAS Karawang, Fahmi Abdul Qodir, menilai langkah Camat Cilamaya Wetan sebagai cerminan kepemimpinan yang seharusnya dimiliki pejabat publik, terutama di tengah krisis kemanusiaan.

“Inilah wajah kepemimpinan yang dirindukan masyarakat. Tidak sekadar memberi perintah dari balik meja, tetapi hadir, melihat, dan merasakan langsung penderitaan warga,” tegas Fahmi.

Ia menambahkan, keteladanan Camat Cilamaya Wetan layak menjadi contoh bagi para pejabat di daerah lain, khususnya dalam situasi darurat bencana.

Sebagai bagian dari upaya penanganan, jajaran Kecamatan Cilamaya Wetan bersama aparatur desa juga membersihkan saluran irigasi yang tersumbat sampah dan eceng gondok, yang selama ini memperparah genangan air di pemukiman warga. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat surutnya banjir dan mencegah terulangnya bencana serupa.

Respons cepat dan pendekatan humanis yang dilakukan Camat Cilamaya Wetan dinilai memberi harapan serta kekuatan psikologis bagi masyarakat terdampak. Di tengah krisis, kepemimpinan yang hadir langsung di lapangan menjadi bukti nyata bahwa negara tidak absen saat rakyat membutuhkan.(RED)

Baca Juga  Dua Tahun Menjabat, Masyarakat Pertanyakan Kinerja Kuwu Desa Tambelang

Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *