Oknum Pengendara Motor Diduga Mengaku Anggota, Karyawan Tempat Hiburan Diancam

Oknum Pengendara Motor Diduga Mengaku Anggota, Karyawan Tempat Hiburan Diancam
Spread the love

Elangmasnews.com, Pohuwato- Seorang oknum pengendara sepeda motor diduga melakukan pengancaman terhadap karyawan sebuah tempat hiburan malam.

Oknum pengendara motor tersebut diduga mengaku sebagai anggota kepolisian, sementara korban merupakan karyawan di tempat hiburan malam yang berada di Desa Palopo, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato.

Peristiwa pengancaman ini terjadi pada malam hari,pada pukul 04:00 wita setelah terduga pelaku diketahui berada di tempat hiburan tersebut.

Pengancaman diduga dipicu oleh perselisihan terkait oknum mengajak karyawan kafe masuk kamar. Setelah berada di kamar tersebut, karyawan meminta terlebih dulu soal tarifnya.

Namun, oknum anggota tersebut justru diduga mengancam dengan barang tajam. Tak hanya itu pembayaran minuman yang belum diselesaikan, sehingga menimbulkan adanya ketegangan antara terduga pelaku dan karyawan serta anak dari pemilik kafe tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi, terduga pelaku yang sebelumnya mengonsumsi minuman di lokasi tersebut sempat terlibat adu mulut dengan karyawan.

Pelaku kemudian diduga melontarkan ancaman sambil mengaku sebagai anggota kepolisian. Bahkan, sepeda motor yang digunakan terduga pelaku diketahui terpasang stiker bertuliskan “Keluarga Besar Mabes Polri”, yang menimbulkan keresahan di kalangan karyawan direkam video dan kini beredar luas di grub WhatsApp.

Arlan selaku pemilik meminta oknum polisi yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut agar diusut tuntas.

” Jika benar terduga pelaku merupakan anggota kepolisian atau mencatut nama institusi Polri, maka tindakan tersebut telah mencoreng nama baik institusi dan tidak boleh dibiarkan,”tegas Arlan.

Arlan juga dalam waktu dekat ini akan melaporkan peristiwa tersebut. Ia mendorong aparat penegak hukum, khususnya Propam Polres dan Polda untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan secara transparan dan profesional.


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *