Elangmasnews.com, Gresik – Insiden mengejutkan yang menimpa seorang siswa di SMPN 33 Gresik, Bambe, akhirnya menemui titik terang. Kasus dugaan proyektil peluru nyasar yang sempat memicu kekhawatiran orang tua murid tersebut kini dinyatakan selesai setelah pihak keluarga korban memilih penyelesaian secara kekeluarga an.
Mediasi dan Penyelesaian Restoratif Pihak sekolah mengon firmasi bahwa pertemuan antara keluarga korban dengan pihak terkait telah menghasilkan kesepakatan bersama. Langkah ini diambil guna menjaga kondusivitas lingkungan pendidikan serta memastikan pemulihan psikolo gis siswa yang terdampak tetap menjadi prioritas utama.
Perkara ini sudah diselesaikan dengan baik melalui musyawara h. Fokus kami saat ini adalah memasti kan trauma healing bagi siswa dan memastikan kegiatan belajar mengajar kembali normal, ujar perwakilan pihak terkait dalam keterangannya.
Kronologi Singkat dan Penanganan Medis Peristiwa ini bermula ketika sebuah proyektil peluru diduga mengenai salah satu siswa saat jam istirahat sekolah di kawasan Bambe.
Pihak sekolah bergerak cepat dengan membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatka n perawatan medis yang diperlukan.
Selanjutnya, aparat kepolisian setempa t segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki asal-usul proyektil tersebut.
Meskipun penyelidikan awal dilakukan secara intensif, kesepakat an damai yang diambil keluarga korban menghenti kan tuntutan hukum lebih lanjut.
Komitmen Keamanan Lingkungan Sekolah Pasca insiden kasus proyektil peluru SMPN 33 Gresik ini, pihak berwenang mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk lebih waspada terhadap penggu naan senjata di sekitar pemukiman atau fasilitas publik Sekolah juga berkomitmen meningkatkan pengawasan di area terbuka guna menjamin keselam atan seluruh warga sekolah.
Selain itu, kerja sama antara komite sekolah dan kepolisian akan diperkuat melalui patroli rutin di sekitar wilayah Driyorejo dan sekitarnya.
Hal ini bertujuan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.
(Sulistyo Yulianto)












