-
- MALANG-Elangmasnews.com-. Para tokoh pejuang pedagang pasar, lebih-lebih pasar tradisional, dari tingkat nasional, tingkat Jawa Timur hingga Malang Raya, Jombang serta berbagai Kabupaten / Kota di Jawa Timur dan Jawa Tengah berkumpul di Malang kemarin (8/06/2026). Mereka dari Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) yang sudah berdiri sejak 16 April 2004, didirikan oleh berbagai tokoh nasional diantaranya H. Ngadiran, Jenderal TNI HOR (Purn.) H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo / PSD (saat ini Presiden RI), Ferry Juliantoro (saat ini Menteri Koperasi), dengan Ketua Umum APPSI saat ini adalah Sudaryono yang saat ini juga Wakil Menteri Pertanian.
Diantara tokoh yang hadir di Malang terdapat H. Ngadiran (DPP APPSI), H. Achmad Zaini Ketua DPW APPSI Provinsi Jawa Timur (Jatim), Adi Sucipto sekretaris DPW APPSI Jatim, Imam Subakir ketua DPD APPSI Kota Malang, Dafid, Yuni, Ervan Dwi Wibowo, pejabat Malang Raya, serta sejumlah tokoh lain. Mereka hadir dalam rangka pelantikan pengurus APPSI Kota Malang periode 2026 – 2031 yang dikomandani Imam Subakir.
Momentum penting disampaikan dua tokoh paling senior yang rata-rata telah berusia 75 tahun-an, Ngadiran dan Achmad Zaini, yang menekankan pentingnya APPSI ke depan untuk menjaga kekompakan, kebersamaan, dan tidak mudah dipecah-belah.
Ngadiran mengingatkan bahwa meskipun APPSI telah sukses turut mengantarkan Jenderal Prabowo sebagai Presiden RI periode 2024 – 2029, dan di dalam APPSI terdapat banyak figur Gerindra, akan tetapi tokoh-tokoh APPSI banyak yang dari berbagai partai politik (parpol) lain. Ngadiran menyebut, di wilayah timur, banyak figur APPSI yang berasal dari PDIP, Golkar maupun parpol-parpol lain. APPSI menunjukkan aneka warna namun tetap kompak berjuang bersama-sama para pedagang, lebih-lebih pedagang pasar tradisional.
Bahkan Ngadiran menyebut, untuk ke depan, kekompakan tidak boleh berhenti hanya ketika ada kegiatan organisasi. Dikatakannya, perlu gotong royong yang lebih jauh, termasuk untuk bersama-sama mengembangkan usaha apapun termasuk kemungkinan memasok SPPG, KDMP dan lain-lain.
“Intinya kita harus gotong royong, dan gotong royong kita harus semakin solid, bahkan harus gotong rogong untuk mengembangkan usaha secara bersama-sama,” tandas Ngadiran salah satu pendiri APPSI yang pernah menjadi Sekreraris Jenderal (Sekjen) APPSI pada saat Prabowo Subianto menjadi Ketua Umum (Ketum) APPSI.
Sedangkan mengenai permodalan bisa dicari bersama-sama diantaranya melalui kerjasana, juga bisa dengan bersama-sama mengupayakan KUR dimana untuk pedagang pasar tradisional termasuk UMKM, yang pada era Presiden Prabowo dipermudah untuk bisa mendapatkan KUR dengan agunan berupa usaha-nya dan tidak perlu agunan yang lain. Lebih-lebih KUR kini dengan rate yang juga diturunkan oleh Presiden Prabowo, hanya sekitar 8% – 9% per tahun.
Achmad Zaini selaku Ketua DPW APPSI Jawa Timur sepakat dengan yang disampaikan Ngadiran. Untuk itu pihaknya meminta seluruh jajaran pengurus APPSI Jatim dan Kabupaten / Kota, untuk ke depan dimintanya untuk kian banyak turun merangkul para pedagang, pedagang pasar, lebih-lebih pasar tradisional.
Imam Subakir selaku Ketua DPD APPSI Kota Malang pun mengamini yang disampaikan Ngadiran. Bahkan dengan instruksi Ngadiran, pihaknya siap bekerjasama dengan berbagai pihak untuk bidang usaha dan pengembangan usaha, lebih-lebih bersama internal APPSI berbagai daerah, termasuk peluang memasok SPPG, KDMP maupun pengembangan usaha-usaha lain dalam koridor positif dan saling menjaga komitmen dan kepercayaan.
Misal sejumlah pihak Mojokerto ada rencana pengembangan konveksi, pariwisata, memasok tempat wisata dan lainnya.
Sementara itu Adi Sucipto selaku salah satu tokoh senior APPSI yang juga Sekretaris DPW APPSI Jatim menyampaikan pentingnya APPSI Kabupaten / Kota Jatim untuk lebih menata diri ke depan. Apalagi saat ini sedang dilakukan penataan untuk kepengurusan APPSI se-Jatim dimana di Jatim terdapat 38 Kabupaten / Kota. Pendapat Anda? Sms atau WA kesini = 081216271926 / 081215754186 (Siswahyu).

